
Kebersamaan adalah saat-saat yang banyak ditunggu oleh banyak keluarga. Namun ditengah kesibukan yang melanda dunia ini, kebersamaan menjadi barang yang mulai langka.
Banyak kini orang tua dan anak-anak melakukan kegiatan mereka sendiri– sendiri, bila ditanya… jawaban yang terlontar adalah : “ habisnya sulit mencari waktu yang cocok bagi kami untuk bisa berkumpul bersama” . Sangat menyedihkan memang.
Bersyukur kita masih bisa menikmati kebersamaan bersama keluarga dan saudara– saudari seiman kita.
Inilah yang kami alami ketika kami baru menginjakkan kaki kami + 2 bulan di Pulau Bali ini. Kami memiliki kesempatan untuk bisa menikmati begitu indahnya kebersamaan.
Bersama keluarga Robby Setiadji dan anak2 dari sdr Alfonsius Bala, kami mengadakan rekreasi ke salah satu object wisata di Bedugul—Bali yaitu Kebun Raya dan Danau Bratan.
Kami terpesona menyaksikan pemandangan yang begitu indah. Kami membayangkan bila suatu saat nanti seluruh Bumi seperti ini, begitu menyenangkan sekali. Ini membuat kami semakin menantikan harapan Firdaus Bumi di masa depan ( Yesaya 65 : 21—25 )
Betapa menyenangkan bisa melihat anak anak tertawa dan bermain serta bercanda dengan ceria, terbayang bila akhirnya Harapan Hidup Kekal terwujud, kita bisa menyaksikan mereka sedang bercanda dan bermain dengan binatang kesayangan mereka yang mungkin saat ini mereka tidak bisa lakukan karena masih membahayakan.
Semoga kebersamaan seperti ini dapat dimiliki oleh semua keluarga dari hamba-hamba Yehuwa.
“ Kemesraan ini ….. Janganlah cepat berlalu ….. , ini adalah cuplikan sebagian dari lagu popular yang banyak di nyanyikan. Namun kita sadari memang betapa indahnya kata-kata itu, yang sebenarnya telah diungkapkan berabad-abad lalu dalam Mazmur 133 : 1 “betapa indahnya bila kita dapat duduk bersama dalam damai”. Perhatikan dalam gambar yang terekam kamera , hanya ada senyum dan keceriaan terpancar. Terima kasih Yehuwa , telah memberi kami saudara/I yang pengasih.
Banyak kini orang tua dan anak-anak melakukan kegiatan mereka sendiri– sendiri, bila ditanya… jawaban yang terlontar adalah : “ habisnya sulit mencari waktu yang cocok bagi kami untuk bisa berkumpul bersama” . Sangat menyedihkan memang.
Bersyukur kita masih bisa menikmati kebersamaan bersama keluarga dan saudara– saudari seiman kita.
Inilah yang kami alami ketika kami baru menginjakkan kaki kami + 2 bulan di Pulau Bali ini. Kami memiliki kesempatan untuk bisa menikmati begitu indahnya kebersamaan.
Bersama keluarga Robby Setiadji dan anak2 dari sdr Alfonsius Bala, kami mengadakan rekreasi ke salah satu object wisata di Bedugul—Bali yaitu Kebun Raya dan Danau Bratan.
Kami terpesona menyaksikan pemandangan yang begitu indah. Kami membayangkan bila suatu saat nanti seluruh Bumi seperti ini, begitu menyenangkan sekali. Ini membuat kami semakin menantikan harapan Firdaus Bumi di masa depan ( Yesaya 65 : 21—25 )
Betapa menyenangkan bisa melihat anak anak tertawa dan bermain serta bercanda dengan ceria, terbayang bila akhirnya Harapan Hidup Kekal terwujud, kita bisa menyaksikan mereka sedang bercanda dan bermain dengan binatang kesayangan mereka yang mungkin saat ini mereka tidak bisa lakukan karena masih membahayakan.
Semoga kebersamaan seperti ini dapat dimiliki oleh semua keluarga dari hamba-hamba Yehuwa.
“ Kemesraan ini ….. Janganlah cepat berlalu ….. , ini adalah cuplikan sebagian dari lagu popular yang banyak di nyanyikan. Namun kita sadari memang betapa indahnya kata-kata itu, yang sebenarnya telah diungkapkan berabad-abad lalu dalam Mazmur 133 : 1 “betapa indahnya bila kita dapat duduk bersama dalam damai”. Perhatikan dalam gambar yang terekam kamera , hanya ada senyum dan keceriaan terpancar. Terima kasih Yehuwa , telah memberi kami saudara/I yang pengasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar